Jumat, 15 Desember 2017

PENYESUAIAN DIRI HEWAN TERHADAP LINGKUNGAN

Cara Memperoleh Makanan
Salah satu ciri makhluk hidup adalah memerlukan makanan. Pengelompokan hewan berdasarkan cara memperoleh makanan dapat dibedakan menjadi 3 yaitu hewan herbivorakarnivora, danomnivora.

a. Hewan herbivora

Pengertian hewan herbivora adalah hewan yang memakan tumbuhan. Pada kelompok hewan herbivora pada umumnya tidak memiliki gigi yang tajam, hal ini disebabkan karena tidak dipakai untuk mengoyak makanan. Contoh hewan herbivora yaitu sapi, kambing, kuda, kerbau, dsb. Hewan herbivora bisa juga berupa kelompok burung, misalnya merpati, nuri, kakatua, dan pipit. Makanannya dapat berupa biji (jagung, beras, dan biji kemiri, dll).

b. Hewan karnivora

Pengertian hewan karnivora adalah sebutan untuk hewan pemakan daging. Ciri-ciri hewan karnivora yaitu memiliki gigi taring yang tajam serta memiliki kuku yang tajam. Contoh hewan karnivora yaitu singa, harimau, kucing, anjing, dll. Giginya sangat tajam dan juga kuat. Selain memiliki taring, kelompok karnivora juga mempunyai kuku yang kokoh yang dipakai untuk mencengkeram mangsanya. Sebagai contoh adalah singa menangkap mangsanya, burung elang, burung pelikan, dan burung gagak.

c. Hewan omnivor

Pengertian hewan omnivora adalah sebutan untuk hewan pemakan tumbuhan dan daging.Contoh hewan omnivora adalah tikus, semut, dan ayam.

Cara Melindungi Diri

a. Dengan alat yang ada ditubuhnya

1) Tanduk

Biasanya tanduk dimiliki oleh hewan herbivora. Misalkan saja tanduk pada sapi, rusa, domba, dan kerbau.

2) Kuku yang tajam

Biasanya dimiliki oleh kelompok hewan karnivora. Misalnya saja kuku pada burung elang, singa, harimau dan kucing.

3) Racun

Racun dipakai untuk melindungi diri dari musuh yang mengganggunya. Misalnya saja ular, ulat, dan kalajengking.

b. Dengan tingkah laku

1) Mimikri
Pengertian mimikri adalah merupakan penyesuaian diri terhadap kondisi tempat yang sesuai dengan tubuhnya. Contohnya adalah belalang daun dan belalang sembah. Hewan belalang akan hinggap di daun untuk menyesuaikan warna dan bentuk tubuhnya. Contoh mimikri yang lainnya adalah pada bunglon karena bunglon dapat mengubah warna kulitnya sesuai dengan tempat dia berada. Sehingg dengan demikian bunglon dapat membaur dengan lingkungan. Selain itu mimikri juga terjadi pada katak pohon.
2) Melepaskan bagian tubuh
Hewan yang melepaskan ekornya untuk melindungi diri. Contohnya adalah pada hewan cicak dan kadal. Cara melepaskan ekornya untuk melindungi diri disebut autotomi. Ekor yang sudah putus akan dapat tumbuh lagi seperti semula.
3) Menggulungkan diri
Hewan melakukan penyesuaian diri dengan cara menggulungkan tubuhnya. Sebagai contohnya adalah yang terjadi pada trenggiling dan lipan. Cara seperti ini dilakukan untuk melindungi diri dari serangan musuh.
4) Cairan pekat
Contoh hewan yang mengeluarkan cairan pekat adalah cumi-cumi. Cairan pekat memiliki fungsi jika adanya serangan musuh yang mengancam. Dengan menyemprotkan cairan tersebut maka air akan menjadi keruh dan cumi-cumi bisa melarikan diri.
5) Bau menyengat
Contoh hewan yang mengeluarkan bau menyengat adalah pada walang sangit. Dia melindungi diri dari serangan musuhnya dengan cara mengeluarkan bau yang menyengat. Dengan bau tersebut menyebabkan musuh akan menjauh.
6) Cangkang
Contoh hewannya adalah anggota kelompok siput yang mempunyai cangkang untuk melindungi diri dari musuhnya. Cangkang ini disebut juga sebagai rumah siput.
7) Lain-lain
Ada beberapa hewan yang mempunyai cara lain yang khas untuk melindungi dirinya. Misalnya saja pada udang yang melakukan gerakan melesat mundur ke belakang, kelinci yang melakukan gerakan meloncat dan berlari. Selain itu ada pula hewan yang selalu pergi secara berkelompok, sebagai contoh adalah kawanan zebra, kawanan rusa, dll.

PENYESUAIAN DIRI TUMBUHAN TERHADAP LINGKUNGAN

Berdasarkan Tempat Hidupnya

Pada tumbuhan juga terjadi adaptasi/ menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Tumbuhan dapat hidup di air dan daratan.

a. Tumbuhan hidup di air

Sebagai contoh tumbuhan yang hidup di air misalnya tumbuhan teratai, enceng gondok, kangkung, dll. Tanaman yang hidup di air memiliki daun yang lebar, memiliki rongga udara pada batangnya yang berfungsi untuk membantu penguapan, akarnya kuat menancap di dasar untuk keseimbangan daun. Pada tananaman hidup yang di air akan berusaha untuk melepas uap air yang sebanyak-banyaknya ke udara. Rongga udara berguna agar dapat mengapung.

b. Tumbuhan yang hidup di dua musim

Terdapat tumbuhan ada yang hidup di dua musim.yaitu musim penghujan dan kemarau. Sebagai contoh tanamannnya adalah pohon jati dan mahoni. Keduanya apada musim kemarau akan mengurangi jumlah daunnya yang bertujuan untuk mengurangi penguapan.
Ciri-ciri tumbuhan yang hidup pada 2 musim yaitu:
  1. akan menggugurkan daunnya di waktu musim kemarau (meranggas), dan
  2. akan melebarkan daunnya pada waktu musim penghujan.

c. Tumbuhan di daerah kering/gurun

Daerah gurun setiap harinya disinari oleh matahari dan jarang sekali terjadi hujan sehingga terjadi kondisi yang kering. Sebagai contoh tumbuhan gurun adalah kaktus. Ciri-ciri tumbuhan daerah kering yaitu:
  • Memiliki daunyang  tebal dengan terdapat lapisan lilin (untuk mengurangi penguapan)
  • Memiliki batang yang lebar menggembung (untuk menyimpan cadangan air)
  • Daunnya berupa duri
  • Akarnya menghujam jauh ke dalam tanah dan memiliki cabang yang banyak.

d. Menempel pada tumbuhan lain

Terdapat 2 jenis tanaman yang menempel pada tumbuhan lain (epifit dan parasit). Pengertian epifitadalah tumbuhan yang menempel pada tumbuhan lain tetapi tidak merugikan tumbuhan yang ditempelinya tersebut. Sebagai contoh tumbuhan epifit adalah tanaman anggrek, vanili, mentimun, dan anggur. Sedangkan tumbuhan parasit adalah tumbuhan yang menempel pada tumbuhan yang lainnya dan memiliki sifat yang merugikan tumbuhan inangnya. Sebagai contoh tumbuhan parasitadalah benalu dan tali putri.

Berdasarkan Cara Melindungi Diri

a. Menggunakan duri

Duri tumbuh pada batangnya. Sebagai contoh adalah tanaman bunga bunga mawar,  pohon salak, jeruk, dan bougenvil.

b. Menggunakan getah

Pohon memiliki getah yang sangat lengket. Getah tersebut akan keluar apabila kulit pohon tergores atau rantingnya patah. Sebagai contoh adalah pada tanaman pohon sawo, nangka, jambu mete, dan juga pada karet.

c. Menggunakan bulu yang tajam

Ada tumbuhan tertentu yang melindungi diri dengan bulu yang tajam. Bulu yang tajam bisa melekat dengan kuat serta dapat menimbulkan efek gatal-gatal. Sebagai contoh adalah pada tanaman bambu dan tebu.

d. Mengandung racun

Daun ubi racun aman dari hewan pemangsanya sebab bisa menjadi racun untuk hewan-hewan tersebut.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Video Pebelajaran PPKN

VIDEO PEMBELAJARAN PPKN KELAS 5 & 6: VIDEO I VIDEO II VIDEO III VIDEO IV

- Copyright © Karya Anis'a Novita - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -